Selasa, 07 September 2010

Gaya Hidup Bangsa VIKING pada jaman Dahulu


Gambar film di atas, contoh biografi dari umat terakhir viking,,
Hehe.. sedikit melenceng dari topik nama blog, gw sedikit membahas tentang bangsa viking, atau yg biasa di sebut bangsa orang yang memakai helm dengan tanduk pada helm nya, adalah yang dipergunakan untuk merujuk pada Norse (Skandinavia) penjelajah, prajurit, pedagang, dan bajak laut yang menyerang, diperdagangkan, dan menetap di daerah yang luas di Eropa dan Atlantik Utara pulau dari kedelapan terlambat pertengahan abad ke-11, Ternyata bangsa viking, atau barbar, menggunakan, tanduk domba atau kambing sebagai tanduk yg d tempelkan pada helm nya, mereka bangsa pertama yg memakai baju anti mata panah batu, dan bersenjata logam besi,
.mereka membunuh smua org yg ad kcuali bangsa mereka, viking = pembunuh, namun menganggap bangsa nya, bangsa penyelamat,

Mereka tak suka pada semua bangsa lain selain bangsa nya sendiri, umat terakhir dari silsilah bangsa viking memiliki gakta sejarah, di kalahkan oleh bangsa barbar yg merupakan suku asli indian hutan, atau istilahnya satu satu nya bangsa indian yang terbiasa hidup pada 4 musim,
dalam berbagai penjuru bangsa viking yang biasa menggunakan perahu untuk menjelajah dunia, dan menjajah bangsa lain, namun dalam fakta membuktikan kalo ternyata bangsa terakhir viking menggunakan kuda untuk menjelajah, Viking sebagai biadab kekerasan atau petualang pemberani berutang banyak ke Viking mitos modern yang telah diambil bentuk oleh awal abad 20. representasi populer saat ini biasanya sangat clichéd, penyajian Viking sebagai karikatur akrab.

Penjelasan singakat nya, mengapa bangsa viking kini lenyap dalam sejarah, dan bukti modern, jejak terakhir bangsa atau umat viking di temukan di gunung es, bangsa terakhir umat viking di musnahkan oleh seorang anak viking lagi, anak viking itu memiliki 2 kehidupan, sebagai seorang viking atau sebagai seorang barbar indian, namun ia tidak memilih keduanya, namun ia adalah keduanya,


tq buat yg baca,, ntar gw tambah cerita lagi biar tambah seru, tq.. comment ia...

Minggu, 05 September 2010

Indonesian Life Style Part II

Gaya hidup anak Punk Indonesia..

Kegagalan Reaganomic dan Di Indonesia, istilah anarki, anarkis atau anarkisme digunakan oleh media massa untuk menyatakan suatu tindakan perusakan, perkelahian atau kekerasan massal. Padahal menurut para pencetusnya, yaitu William Godwin, Pierre-Joseph Proudhon, dan Mikhail A Bakunin, anarkisme adalah sebuah ideologi yang menghendaki terbentuknya masyarakat tanpa negara, dengan asumsi bahwa negara adalah sebuah bentuk kediktatoran legal yang harus diakhiri.

Negara menetapkan pemberlakuan hukum dan peraturan yang sering kali bersifat pemaksaan, sehingga membatasi warga negara untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Kaum anarkis berkeyakinan bila dominasi negara atas rakyat terhapuskan, hak untuk memanfaatkan kekayaan alam dan sumber daya manusia akan berkembang dengan sendirinya. Rakyat mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa campur tangan negara.

Namun, kaum punk menyadari sepenuhnya bahwa ideologi anarkisme, seperti yang pernah dikatakan Lenin, adalah paham yang naif milik para pemimpi dan orang-orang putus asa. Mereka menyadari ideologi ini sulit dikembangkan karena masyarakat masih membutuhkan negara untuk mengatur mereka.

Kaum punk memaknai anarkisme tidak hanya sebatas pengertian politik semata. Dalam keseharian hidup, anarkisme berarti tanpa aturan pengekang, baik dari masyarakat maupun perusahaan rekaman, karena mereka bisa menciptakan sendiri aturan hidup dan perusahaan rekaman sesuai keinginan mereka. Punk etik semacam inilah yang lazim disebut DIY (do it yourself/lakukan sendiri).